Rabu, 28 Mei 2025

Halaqah – 08 Ihsan Dan Juga Rukunnya

 Home > Halaqah Silsilah Ilmiyah > Mengenal Agama Islam > Halaqah – 08 Ihsan Dan Juga Rukunnya

Halaqah – 08 Ihsan Dan Juga Rukunnya

👤 Ustadz Dr. Abdullah Roy, M.A حفظه لله تعالى
📗 Mengenal Agama Islam

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين

Halaqah yang ke-8 dari Silsilah Mengenal Agama Islam adalah tentang “Ihsan Dan Juga Rukunnya”.

Ihsan adalah tingkatan di dalam agama yang paling tinggi.

● Secara Bahasa, Ihsan adalah berbuat sebaik mungkin ketika melakukan sesuatu
● Secara Syari’at, Makna Ihsan adalah memperbaiki amal dan ibadah kepada Allāh ﷻ karena dia merasa diawasi dan dilihat oleh Allāh ﷻ

Didalam hadist Jibrīl ‘alayhissalām, Rasūlullāh ﷺ bersabda ketika ditanya tentang “Apa itu Ihsan?”.

Beliau mengatakan:

أَنْ تَعْبُدَ اللهَ كَأَنَّكَ تَرَاهُ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تَرَاهُ فَإِنَّهُ يَرَاكَ

“Engkau beribadah kepada Allāh seakan-akan engkau melihatnya, maka apabila engkau tidak melihatnya, sesungguhnya dia melihatmu.”

Orang yang beribadah seakan-akan melihat Allāh ﷻ atau merasa di lihat Allāh ﷻ baik zhahir maupun bathinnya maka ia akan:

✓ Beramal seikhlas mungkin.
✓ Sesesuai mungkin dengan ajaran Nabi ﷺ
✓ Dia akan meninggalkan kemaksiatan baik kemaksiatan yang dilakukan hati, lisan maupun anggota badan yang lain.

Allāh ﷻ berfirman:

وَمَا تَكُونُ فِي شَأْنٍ وَمَا تَتْلُو مِنْهُ مِنْ قُرْآنٍ وَلَا تَعْمَلُونَ مِنْ عَمَلٍ إِلَّا كُنَّا عَلَيْكُمْ شُهُودًا إِذْ تُفِيضُونَ فِيهِ ۚ وَمَا يَعْزُبُ عَنْ رَبِّكَ مِنْ مِثْقَالِ ذَرَّةٍ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَلَا أَصْغَرَ مِنْ ذَٰلِكَ وَلَا أَكْبَرَ إِلَّا فِي كِتَابٍ مُبِين

“Dan tidaklah kamu dalam sebuah keadaan dan tidaklah kamu membaca Al Qurān dan tidaklah kalian mengamalkan sebuah amalan kecuali kami mengetahuinya ketika kalian mengamalkannya tidak ada yang luput dari Rabb-Mu sesuatu sebesar dzarah pun dibumi maupun dilangit. Dan tidak ada sesuatu yang lebih kecil daripada itu dan tidak ada yang lebih besar kecuali ada di dalam kitab yang jelas.” (QS Yūnus: 61)

Dan Allāh ﷻ berfirman:

قُلْ إِنْ تُخْفُوا مَا فِي صُدُورِكُمْ أَوْ تُبْدُوهُ يَعْلَمْهُ اللَّهُ ۗ وَيَعْلَمُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۗ وَاللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

“Katakanlah: Seandainya kalian menyembunyikan apa yang ada di dalam dada-dada kalian atau kalian menampakan nya maka Allāh mengetahuinya. Dan Allāh mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada dibumi dan Allāh Maha mampu melakukan segala sesuatu.” (QS Āli ‘Imrān: 29)

Semoga Allāh ﷻ menjadikan kita senantiasa merasa diawasi oleh Allāh ﷻ dan takut kepada Allāh ﷻ dimanapun kita berada.

Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada silsilah berikutnya.

والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
image_pdfimage_print

Halaqah – 07 Rukun Iman

 Home > Halaqah Silsilah Ilmiyah > Mengenal Agama Islam > Halaqah – 07 Rukun Iman

Halaqah – 07 Rukun Iman

👤 Ustadz Dr. Abdullah Roy, M.A حفظه لله تعالى
📗 Mengenal Agama Islam

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين

Halaqah yang ke-7 dari Silsilah Mengenal Agama Islam adalah tentang “Arkānul Īmān / Rukun-Rukun Iman”.

Amalan bathin yang paling penting dalam syariat islam yang dibawa oleh Rasūlullāh ﷺ adalah Rukun Iman yang jumlahnya ada enam, sebagaimana sabda Nabi ﷺ ketika Beliau ditanya tentang “Apa itu iman?” :

ﺃَﻥْ ﺗُﺆْﻣِﻦَ ﺑِﺎﻟﻠﻪِ ﻭَﻣَﻼَﺋِﻜَﺘِﻪِ ﻭَﻛُﺘُﺒِﻪِ ﻭَﺭُﺳُﻮْﻟِﻪِ ﻭَﺍﻟْﻴَﻮْﻡِ ﺍﻵﺧِﺮِ ﻭَﺗُﺆْﻣِﻦَ ﺑِﺎﻟْﻘَﺪَﺭِ ﺧَﻴْﺮِﻩِ ﻭَ شَرِّهِ

“Engkau beriman kepada Allāh, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, Rasul-rasul-Nya, hari akhir dan engkau beriman dengan takdir yang baik maupun yang buruk”. (HR Muslim)

■ RUKUN IMAN KE-1 | Beriman kepada Allāh ﷻ.

Telah kita bahas dalam Silsilah ‘Ilmiah yang Pertama dan Kedua.

■ RUKUN IMAN KE-2 | Beriman kepada malaikat. Adalah:

✓Beriman dengan keberadaannya.
✓Beriman dengan nama-nama sebagian mereka.
✓Beriman dengan sifat-sifat malaikat.
✓Beriman dengan tugas-tugas mereka yang tersebut dalam Al Qurān dan juga hadits yang shahīh.

■ RUKUN IMAN KE-3 | Beriman kepada kitab-kitab Allāh ﷻ. Adalah:

✓Beriman bahwa kitab-kitab tersebut berasal dari Allāh ﷻ berisi petunjuk bagi manusia.
✓Beriman dengan sebagian nama-nama dari kitab-kitab yang sudah Allāh ﷻ turunkan seperti shuhūf Ibrāhīm, Zabur, Taurāt, Injīl dan juga Al Qurān.

■ RUKUN IMAN KE-4 | Beriman kepada para Rasul. Adalah:

✓Beriman bahwa kerasulan adalah pilihan semata dari Allāh ﷻ.
✓Beriman bahwasanya para Rasul adalah sebaik-baik manusia.
✓Beriman dengan beberapa kekhususan para Rasul ‘alayhimussalām.
✓Beriman bahwasanya dakwah mereka satu.
✓Dan lain-lain.

■ RUKUN IMAN KE-5 | Beriman kepada hari akhir. Adalah beriman dengan segala hal yang berkaitan dengan hari akhir, seperti:

• Fitnah kubur
• Nikmat dan juga azab kubur
• Tanda-tanda dekatnya hari kiamat
• Ditiupnya sangkakala
• Kebangkitan manusia
• Sampai masuknya manusia ke dalam surga ataupun neraka.

Kemudian yang terakhir,

■ RUKUN IMAN KE-6 | Beriman kepada takdir. Adalah beriman bahwasanya Allāh ﷻ

✓ Mengetahui segala sesuatu,
✓ Menulis segala sesuatu, dan
✓ Terjadi segala sesuatu dengan kehendak Allāh ﷻ, dan
✓ Dia-lah Allāh ﷻ yang menciptakan segala sesuatu.

Hendaknya seorang Muslim dan juga Muslimah memberikan perhatian yang besar terhadap 6 Rukun Iman ini.

Dan in syā Allāh akan kita bahas rukun iman ini secara lebih terperinci pada silsilah ilmiyyah berikutnya, dan sampai bertemu kembali.

والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
image_pdfimage_print

Halaqah – 06 Rukun Islam

 Home > Halaqah Silsilah Ilmiyah > Mengenal Agama Islam > Halaqah – 06 Rukun Islam

Halaqah – 06 Rukun Islam

👤 Ustadz Dr. Abdullah Roy, M.A حفظه لله تعالى
📗 Mengenal Agama Islam

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين

Halaqah yang ke-6 dari Silsilah Mengenal Agama Islam adalah tentang “Arkānul Īslam / Rukun-Rukun Islam”.

Syariat islam yang dibawa oleh Nabi kita ﷺ terdiri dari amalan yang dhahir dan batin. Amalan dhahir yang paling penting adalah rukun islam yang jumlahnya ada lima yang tercantum dalam sabda Nabi ﷺ,

اْلإِسِلاَمُ أَنْ تَشْهَدَ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ وَتُقِيْمَ الصَّلاَةَ وَتُؤْتِيَ الزَّكاَةَ وَتَصُوْمَ رَمَضَانَ وَتَحُجَّ الْبَيْتَ إِنِ اسْتَطَعْتَ إِلَيْهِ سَبِيْلاً

Islam adalah engkau bersyahadat Laa ilaaha illallahu dan bahwasanya Muhammad Rasulullah dan mendirikan sholat, membayar zakat, berpuasa di bulan Ramadhan dan melakukan haji apabila engkau mampu menuju ke sana (HR. Muslim).

Pertama adalah persaksian bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah ﷻ dan sesungguhnya Muhammad Rasulullah ﷺ Maknanya telah diterangkan dalam silsilah nomor satu sampai dengan tiga.

Yang kedua adalah mendirikan sholat lima waktu dan hukumnya adalah wajib bagi setiap muslim yang dewasa dan berakal. Barang siapa yang mengingkari kewajiban sholat maka dia adalah kafir. Dan barang siapa yang meninggalkannya karena malas padahal mengakui kewajiban tersebut maka dia berada dalam bahaya yang besar, karena para ulama berselisih tentang kekafiran orang tersebut.

Yang ketiga adalah membayar zakat hukumnya adalah wajib sebagaimana sholat lima waktu hukumnya juga wajib bagi orang yang terpenuhi syarat-syarat wajibnya. Dan hikmahnya adalah membersihkan jiwa dan harta seseorang.

Yang keempat berpuasa di bulan Ramadhan wajib bagi seorang muslim yang dewasa, berakal, memiliki kemampuan dan tidak ada penghalang seperti haid dan nifas.

Yang kelima adalah menunaikan ibadah haji hukumnya wajib sekali dilakukan seumur hidup bagi orang yang mampu pergi ke sana dan seorang muslim dan juga muslimah hendaknya memberikan perhatian yang besar kepada rukun islam ini.

والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
image_pdfimage_print

Halaqah – 05 Marātib (Tingkatan-tingkatan) Di Dalam Islam

 Home > Halaqah Silsilah Ilmiyah > Mengenal Agama Islam > Halaqah – 05 Marātib (Tingkatan-tingkatan) Di Dalam Islam

Halaqah – 05 Marātib (Tingkatan-tingkatan) Di Dalam Islam

👤 Ustadz Dr. Abdullah Roy, M.A حفظه لله تعالى
📗 Mengenal Agama Islam

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين

Halaqah yang ke-5 dari Silsilah Mengenal Agama Islam adalah tentang “Marātib (Tingkatan-tingkatan) Di Dalam Islam”.

Di dalam hadits ‘Umar bin Khaththāb radhiyallāhu ‘anhu yang diriwayatkan Imām Muslim; Datang Malaikat Jibrīl yang menjelma menjadi seorang laki-laki dengan ijin Allāh ﷻ, bertanya kepada Rasūlullāh ﷺ tentang beberapa pertanyaan, diantaranya tentang “Apa itu Islam, Iman dan juga Ihsan”.

Maka Rasūlullāh ﷺ menjawab satu persatu dari pertanyaan tersebut. Kemudian di akhir hadits Rasūlullāh ﷺ berkata:

فَإِنَّهُ جِبْرِيْلُ أَتَاكُمْ يُعَلِّمُكُمْ دِيْنَكُمْ

“Sesungguhnya dia adalah Jibrīl yang datang kepada kalian, mengajarkan kepada kalian, agama kalian.”

Di dalam hadits ini disebutkan 3 tingkatan dalam agama yaitu:

◆ Islam
◆ Iman
◆ Ihsan

Iman lebih tinggi daripada Islam & Ihsan lebih tinggi daripada Iman.

⇒Islam berkaitan dengan amalan zhahir.
⇒Iman berkaitan dengan amalan bathin.
⇒Ihsan adalah puncak dari amalan zhahir & bathin.

✓ Orang yang sampai derajat Ihsan berarti dia telah mencapai derajat yang paling tinggi dalam Islam dan juga Iman.

Setiap orang yang beriman dia adalah orang yang Islam, tetapi tidak semua orang yang Islam, dia beriman.

Allāh ﷻ berfirman :

قَالَتِ الْأَعْرَابُ آمَنَّا ۖ قُلْ لَمْ تُؤْمِنُوا وَلَٰكِنْ قُولُوا أَسْلَمْنَا وَلَمَّا يَدْخُلِ الْإِيمَانُ فِي قُلُوبِكُمْ ۖ

“Berkata orang-orang Arab Badui: ‘Kami telah beriman.’ Katakanlah: ‘Kalian belum beriman.’ Dan katakanlah oleh kalian: ‘Kami telah Islam.’ Dan belum masuk Iman di dalam hati-hati kalian.” (QS Al Hujurāt: 14)

Mereka berkata di awal mereka masuk Islam bahwa mereka sudah sampai derajat keimanan.

Maka merekapun diperintahkan untuk mengatakan “Kami telah Islam” karena hakikat keimanan belum masuk di dalam hati-hati mereka.

Dan masing-masing dari tiga tingkatan tersebut memiliki rukun.

⇒Yang dimaksud dengan rukun adalah yang terpenting/terkuat dari sesuatu.

Itulah yang bisa saya sampaikan pada kesempatan kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.

والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
image_pdfimage_print

Halaqah – 04 Keutamaan Islam Yang Dibawa Oleh Nabi Muhammad ﷺ

 Home > Halaqah Silsilah Ilmiyah > Mengenal Agama Islam > Halaqah – 04 Keutamaan Islam Yang Dibawa Oleh Nabi Muhammad ﷺ

Halaqah – 04 Keutamaan Islam Yang Dibawa Oleh Nabi Muhammad ﷺ

👤 Ustadz Dr. Abdullah Roy, M.A حفظه لله تعالى
📗 Mengenal Agama Islam

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين

Halaqah yang ke-4 dari Silsilah Mengenal Agama Islam adalah tentang “Keutamaan Islam Yang Dibawa Oleh Nabi Muhammad ﷺ”.

Islam yang dibawa oleh Nabi kita Muhammad ﷺ memiliki banyak keutamaan yang tidak dimiliki syari’at sebelumnya, di antaranya :

⑴ SYARI’AT BELIAU ﷺ ADALAH UNTUK SELURUH UMAT MANUSIA

Allāh ﷻ berfirman:

قُلۡ يَـٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ إِنِّى رَسُولُ ٱللَّهِ إِلَيۡڪُمۡ جَمِيعًا

“Katakanlah: Wahai manusia, sesungguhnya aku adalah Rasūlullāh untuk kalian semuanya” (QS Al A’rāf: 158)

Wajib bagi setiap orang yang mendengar diutusnya Rasūlullāh ﷺ untuk beriman dengan Beliau.

Barangsiapa yang tidak beriman dengan Nabi Muhammad ﷺ setelah diutusnya Beliau maka dia kafir, meskipun dia mengaku mengikuti syariat seorang Nabi sebelum Rasūlullāh ﷺ.

Rasūlullāh ﷺ bersabda :

وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ لاَ يَسْمَعُ بِي أَحَدٌ مِنْ هَذِهِ الأُمَّةِ يَهُودِيٌّ وَلاَ نَصْرَانِيٌّ ثُمَّ يَمُوتُ وَلَمْ يُؤْمِنْ بِالَّذِي أُرْسِلْتُ بِهِ إِلاَّ كَانَ مِنْ أَصْحَابِ النَّارِ

“Demi Dzat yang jiwa Muhammad ada di tanganNya, tidaklah mendengar tentang diriku seorang pun dari ummat ini, baik Yahudi maupun Nashrani, kemudian dia meninggal dan tidak beriman dengan apa yang aku bawa, kecuali dia termasuk penduduk neraka.” (HR Muslim)

⑵ SYARI’AT BELIAU ﷺ ADALAH SYARIAT YANG PALING SEMPURNA

Rasūlullāh ﷺ bersabda :

مَا بَقِيَ شَيْءٌ يُقَرِّبُ مِنَ الْجَنَّةِ، ويُبَاعِدُ مِنَ النَّارِ، إِلَّا وَقَدْ بُيِّنَ لَكُمْ

“Tidak ada sesuatu yang mendekatkan kepada surga dan menjauhkan dari neraka kecuali sudah diterangkan kepada kalian.” (Hadits shahih diriwayatkan oleh Ath Thabrāni di dalam Al Mu’jamil Kabīr)

Datang beberapa orang Yahudi kepada Salmān Al-Fārisi radhiyallāhu ‘anhu dan mengatakan:

قَدْ عَلَّمَكُمْ نَبِيُّكُمْ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كُلَّ شَيْءٍ حَتَّى الْخِرَاءَةَ

“Nabi kalian telah mengajarkan kepada kalian segala sesuatu sampai tata cara buang air kecil.” (HR Muslim)

Apabila permasalahan yang dianggap sepele oleh manusia diajarkan oleh Islam maka bagaimana dengan permasalahan yang lain?

⇒ Islam mengajarkan:

• ‘Aqidah kepada Allāh
• Akhlaq kepada manusia
• Tatacara berdagang
• Makanan yang halal
• Makanan yang haram
• Dan lain-lain.

Oleh karena itu seorang Muslim hendaknya bersyukur atas nikmat hidayah kepada Islam ini ketika banyak manusia yang tidak mendapatkannya.

Itulah yang bisa kita sampaikan dan sampai bertemu pada halaqah selanjutnya.

والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
image_pdfimage_print