Senin, 14 Juli 2025

Halaqah – 16 Beriman Dengan Amalan-amalan Malaikat Bagian 5

 Home > Halaqah Silsilah Ilmiyah > Beriman Kepada Malaikat > Halaqah – 16 Beriman Dengan Amalan-amalan Malaikat Bagian 5

Halaqah – 16 Beriman Dengan Amalan-amalan Malaikat Bagian 5

👤 Ustadz Dr. Abdullah Roy, M.A حفظه لله تعالى
📗 Beriman Kepada Malaikat

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين

Halaqah yang ke-16 dari Halaqah Silsilah ‘Ilmiyyah ke-6 Beriman Dengan Malaikat-malaikat Allāh adalah “Beriman Dengan Amalan-amalan Malaikat Bagian 5”.
Diantara ibadah malaikat setelah tasbih dan mendo’akan adalah;

• ⑶ MENGHADIRI MAJLIS DZIKIR.
Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda,

إن لله تبارك وتعالى ملائكة سيارة فضلا يتبعون مجالس الذكر فإذا وجدوا مجلسا فيه ذكر قعدوا معهم وحف بعضهم بعضا بأجنحتهم حتى يملؤا ما بينهم وبين السماء الدنيا فإذا تفرقوا عرجوا وصعدوا إلى السماء

“Sesungguhnya Allāh Tabāraka wa Ta’āla memiliki malaikat-malaikat tambahan yang senantiasa berjalan mencari majlis-majlis dzikir. Maka apabila menemukan majlis di dalamnya ada dzikir, para malaikat tersebut duduk bersama mereka. Dan mereka saling menaungi dengan sayap mereka sehingga memenuhi antara mereka sampai langit dunia. Maka apabila mereka berpisah (yaitu selesai dari majlis dzikir tersebut), naiklah para malaikat ke langit.”
(HR Bukhāri IV/2353, No. 6045 dan Muslim IV/2170, dan ini adalah lafazh Muslim)
⇒ Maksud dari majlis dzikir disini adalah orang-orang yang berkumpul dalam rangka berdzikir kepada Allāh seperti majlis ilmu dan bukanlah majlis dzikir yang diadakan dengan cara yang tidak sesuai dengan sunnah Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam.

• ⑷ MALAIKAT MENDENGARKAN KHUTBAH.
Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda,

إذا كان يوم الجمعة كان على كل باب من أبواب المسجد الملائكة يكتبون الأول فالأول فإذا جلس الإمام طووا الصحف وجاءوا يستمعون الذكر

“Apabila hari Jum’at maka disetiap pintu diantara pintu-pintu masjid ada malaikat-malaikat yang menulis yang pertama-tama datang kemudian yang selanjutnya. Kemudian apabila imam duduk mereka melipat lembaran catatan dan datang untuk mendengarkan dzikir.”
(HR Bukhāri II/407 – al fath dan Muslim II/586 no. 850)

• ⑸ MEREKA MENGATAKAN “ĀMĪN” KETIKA IMAM MENGATAKAN “ĀMĪN” DI DALAM SHALATNYA. DAN MENGATAKAN “ALLĀHUMMA RABBANĀ LAKAL HAMDU” KETIKA IMAM MEMBACA “SAMI’ALLĀHU LIMAN HAMIDAH”.
Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda,

إذا أمن الإمام فأمنوا، فإنه من وافق تأمينه تأمين الملائكة غفر له ما تقدم من ذنبه

“Apabila imam membaca ‘Āmīn’ maka bacalah Āmīn, karena barangsiapa yang bacaan Āmīnnya bersamaan dengan Āmīn malaikat diampuni dosanya yang telah lalu.”
(HR Bukhāri II/262 – al fath dan Muslim I/307)
Dan Beliau shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda,

إذا قال الإمام سمع الله لمن حمده فقولوا اللهم ربنا لك الحمد فإنه من وافق قوله قول الملائكة غفر له ما تقدم من ذنبه

“Apabila imam membaca ‘Sami’allāhu liman hamidah’ maka katakanlah ‘Allāhumma Rabbanā lakal hamdu’ karena barangsiapa yang ucapannya bersamaan dengan ucapan malaikat diampuni dosanya yang telah lalu.”
(HR Bukhāri II/284dan Muslim I/36 no. 409)
Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.

وصلى الله على نبينا محمد و على آله و صحبه أجمعين
والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
image_pdfimage_print

Halaqah – 15 Beriman Dengan Amalan-amalan Malaikat Bagian 4

Home > Halaqah Silsilah Ilmiyah > Beriman Kepada Malaikat > Halaqah – 15 Beriman Dengan Amalan-amalan Malaikat Bagian 4

Halaqah – 15 Beriman Dengan Amalan-amalan Malaikat Bagian 4

👤 Ustadz Dr. Abdullah Roy, M.A حفظه لله تعالى
📗 Beriman Kepada Malaikat

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين

Halaqah yang ke-15 dari Silsilah ‘Ilmiyyah Beriman Dengan Malaikat-malaikat Allāh adalah “Beriman Dengan Amalan-amalan Malaikat Bagian ke-4”.
Selain mendo’akan dengan kebaikan, malaikat juga mendo’akan kejelekan bagi orang-orang tertentu dengan perintah dari Allāh.
⑴ Mereka mendo’akan laknat bagi orang yang meninggal dalam keadaan kāfir.
Allāh berfirman,

إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا وَمَاتُوا وَهُمْ كُفَّارٌ أُولَئِكَ عَلَيْهِمْ لَعْنَةُ اللَّهِ وَالْمَلائِكَةِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ

“Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan mati dalam keadaan kāfir atas mereka laknat Allāh, para malaikat dan manusia semuanya.” (Al-Baqarah 161)

⑵ Mereka mendo’akan laknat bagi orang yang berbuat bid’ah di kota Madinah atau melindunginya.
Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda,

مدينة حرم من كذا إلى كذا، لا يقطع شجرها ، ولا يحدث فيها حدث ، من أحدث فيها حدثا فعليه لعنة الله والملائكة والناس أجمعين

“Madinah adalah tanah Haram dari sini ke sini, tidak dipotong pohonnya dan tidak boleh membuat bid’ah di dalamnya. Barangsiapa yang membuat bid’ah di dalamnya maka atasnya laknat Allāh, para malaikat dan seluruh manusia.” (HR Bukhāri II/661 No. 1768 bab fadhlul Madinah dan Muslim no. 1366)
Dalam Shahīh Muslim no. 1371 dari hadīts Abū Hurairah radhiyallāhu ‘anhu, Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda:

فمن أحدث فيها حدثاً أو آوى محدثاً فعليه لعنة الله والملائكة والناس أجمعين

“Maka barangsiapa yang membuat bid’ah di dalamnya atau melindungi orang yang membuat bid’ah maka atasnya laknat Allāh, malaikat dan seluruh manusia.”

⑶ Mereka mendo’akan laknat atas orang yang mencela para shahābat Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam.
Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda:

من سب اصحابي فعليه لعنة الله والملائكة والناس اجمعين

“Barangsiapa yang mencela para shahābatku maka atasnya laknat Allāh, para malaikat dan seluruh manusia.” (Hadīts shahīh, diriwayatkan oleh Ath-Thabrāniy di dalam Al-Mu’jamul Kabīr XII/142,No.12709)

⑷ Malaikat mendo’akan laknat bagi orang yang mengacungkan senjata kepada saudaranya se-Islam.
Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda:

من أشار إلى أخيه بحديدة فإن الملائكة تلعنه حتى وإن كان أخاه لأبيه وأمه

“Barangsiapa yang mengacungkan senjata kepada saudaranya maka para malaikat melaknatnya sampai meskipun orang tersebut adalah saudaranya sebapak dan seibu.” (HR Muslim IV/2020, no.2161 kitab al birr wash shilah)

⑸ Malaikat melaknat wanita yang enggan memenuhi hajat suaminya.
Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda:

إذا دعا الرجل امرأته إلى فراشه فأبت فبات غضبان عليها لعنتها الملائكة حتى تصبح

“Apabila seorang suami mengajak istrinya ke tempat tidur kemudian istri tersebut enggan, kemudian suaminya bermalam dalam keadaan marah maka malaikat melaknat istri tersebut sampai pagi.” (HR Bukhāri IV/1994, no.4897 dan Muslim)
⇒ Yang dimaksud laknat malaikat di dalam dalil-dalil di atas adalah do’a malaikat kepada Allāh supaya Allāh menjauhkan orang tersebut dari rahmat Allāh.

⑹ Dan telah berlalu do’a jelek malaikat atas orang yang menahan dari berinfaq, yaitu menahan dari infaq yang diwajibkan atasnya.

Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.

وصلى الله على نبينا محمد و على آله و صحبه أجمعين
والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
image_pdfimage_print

Selasa, 08 Juli 2025

Halaqah – 14 Beriman Dengan Amalan-amalan Malaikat Bagian 3

Home > Halaqah Silsilah Ilmiyah > Beriman Kepada Malaikat > Halaqah – 14 Beriman Dengan Amalan-amalan Malaikat Bagian 3

Halaqah – 14 Beriman Dengan Amalan-amalan Malaikat Bagian 3

👤 Ustadz Dr. Abdullah Roy, M.A حفظه لله تعالى
📗 Beriman Kepada Malaikat

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين

Halaqah yang ke-14 dari Silsilah ‘Ilmiyyah Beriman Dengan Malaikat-malaikat Allāh adalah “Beriman Dengan Amalan-amalan Malaikat Bagian 3”.
Diantara orang-orang yang akan malaikat do’akan secara khusus dengan kebaikan adalah:
⑹ Orang yang menjenguk orang yang sakit.
Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda:

مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَعُودُ مُسْلِمًا غُدْوَةً إلا صَلَّى عَلَيْهِ سَبْعُونَ أَلْفِ مَلَكٍ حَتَّى يُمْسِيَ , وَإِنْ عَادَهُ عَشِيَّةً إلا صَلَّى عَلَيْهِ سَبْعُونَ أَلْفِ مَلَكٍ حَتَّى يُصْبِحَ ، وَكَانَ لَهُ خَرِيفٌ فِي الْجَنَّةِ

“Tidaklah seorang Muslim menjenguk seorang zmuslim yang lain di waktu pagi kecuali 70.000 malaikat akan bershalawat untuknya sampai sore hari. Dan tidaklah menjenguknya di waktu sore kecuali 70.000 malaikat akan bershalawat untuknya sampai pagi. Dan dia akan mendapatkan petikan buah-buahan di surga.”
(Hadits shahih riwayat Abū Dāwūd III/185, no.3099 dan Tirmidzi)

⑺ Malaikat mengaminkan do’a yang dibaca di samping orang yang meninggal atau orang yang sakit.
Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda:

إِذَا حَضرْتُمُ الْمَرِيضَ، أَوِ المَيِّتَ، فَقُولُوا خيْراً، فَإِنَّ المَلَائِكَةَ يُؤمِّنونَ عَلى مَا تقُولُونَ

“Apabila kalian menghadiri orang yang sakit atau meninggal, maka ucapkanlah kata yang baik, karena sesungguhnya malaikat mengaminkan apa yang kalian ucapkan.”
(HR. Muslim II/633, no.919 Kitab Al-Janaa-iz)

⑻ Malaikat mengaminkan do’a kebaikan untuk saudara se-Islam.
Di dalam sebuah hadits, Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda:

مَنَ دَعَا لِأَخِيهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ قَالَ الْمَلَكُ لْمَوَكَّلُ بِهِ: آمِينَ وَلَكَ بِمِثْلٍ.

“Barang siapa mendo’akan kebaikan untuk saudaranya dalam keadaan saudaranya tidak mengetahui maka berkata seorang malaikat yang ditugaskan “Āmīn dan bagimu yang semisalnya”.
(HR. Muslim II/2094, no.2732 kitab “adz-Dzikr wad Du’aa”)
Ini menunjukkan keutamaan mendo’akan saudara semuslim dengan sembunyi-sembunyi karena ini lebih ikhlash.
Berkata Imam Nawawi ketika menjelaskan hadits ini:

وَكَانَ بَعْضُ السَّلَفِ إِذَا أَرَادَ أَن يَدعُو لِنَفْسِهِ يَدْعُو لِأَخِيهِ الْمُسْلِم بِتِلْكَ الْدَعْوَةِ ; لِأَنَّهَا تُسْتَجَابُ ، وَيَحْصُلُ لَهُ مِثْلُهَا

“Dahulu sebagian Salaf apabila ingin mendo’akan kebaikan untuk dirinya, maka dia mendo’akan untuk saudaranya semuslim dengan do’a tersebut, karena doa ini mustajab dan dia mendapatkan yang semisalnya.
Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.

وصلى الله على نبينا محمد و على آله و صحبه أجمعين
والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
image_pdfimage_print

Halaqah – 13 Beriman Dengan Amalan-amalan Malaikat Bagian 2

 Home > Halaqah Silsilah Ilmiyah > Beriman Kepada Malaikat > Halaqah – 13 Beriman Dengan Amalan-amalan Malaikat Bagian 2

Halaqah – 13 Beriman Dengan Amalan-amalan Malaikat Bagian 2

👤 Ustadz Dr. Abdullah Roy, M.A حفظه لله تعالى
📗 Beriman Kepada Malaikat

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين

Halaqah yang ke-13 dari Silsilah ‘Ilmiyyah Beriman Dengan Malaikat-malaikat Allāh adalah “Beriman Dengan Amalan-amalan Malaikat Bagian 2”.
Diantara orang-orang yang malaikat do’akan secara khusus adalah :
⑴ Orang yang shalat di shaf-shaf yang pertama ketika shalat berjama’ah.
Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda:

إِنَّ اللهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصِلُّونَ عَلَى الصُّفُوفِ الأُولَ

“Sesungguhnya Allāh dan malaikat-malaikatNya bershalawat untuk orang-orang yang berada di shaf-shaf yang pertama”.
(Hadits shahih, riwayat Abū Dāwūd I/178 no. 664, An-Nasā’i II/90, dan Ibnu Mājah I/318 no. 997)
Dan mereka mendoakan untuk,
⑵ Orang-orang yang menyambung shaf dan menutupi celah-celah yang ada diantara shaf.
Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda:

إِنَّ اللهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى الَّذِينَ يَصِلُونَ الصُّفُوفَ وَمَن سَدَّ فُرْجَةً رَفَعَهُ اللهُ بِهَا دَرَجَة

“Sesungguhnya Allāh dan para malaikatNya bershalawat untuk orang-orang yang menyambung shaf. Dan barang siapa yang menutupi satu celah dalam shaf, maka Allāh akan mengangkatnya dengan satu derajat.”
(Hadits shahīh riwayat Ibnu Mājah I/318 no. 995)
Mereka juga mendoakan untuk,
⑶ Orang yang bershalawat atas Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam.
Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda:

مَا مِنْ مُسْلِمٍ يُصَلِّي عَلَيَّ إِلا صَلَّتْ عَلَيْهِ الْمَلائِكَةُ مَا صَلَّى عَلَيَّ ، فَلْيُقِلَّ الْعَبْدُ مِنْ ذَلِكَ أَوْ لِيُكْثِرْ

“Tidak ada seorang Muslim yang bershalawat kepadaku, kecuali malaikat akan bershalawat untuknya selama dia masih bershalawat kepadaku. Maka hendaklah seorang hamba mempersedikit shalawat kepadaku atau memperbanyak.”
(Hadits hasan riwayat Ibnu Mājah I/294 no. 907)
Para malaikat juga mendoakan bagi,
⑷ Orang yang berinfaq fī sabīlillāh.
Di dalam sebuah hadits Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda:

مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيهِ إِلَّا مَلَكَانِ يَنْزِلَانِ فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا وَيَقُولُ الْآخَرُ اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا

“Tidak ada satu hari dimana para hamba memasuki waktu pagi, kecuali turun dua malaikat. Berkata salah satunya, “Yā Allāh, berilah ganti bagi orang yang berinfaq.” Dan berkata yang lain, “Yā Allāh, berilah kehancuran bagi orang yang menahan”, yaitu menahan diri dari infaq yang disyari’atkan.”
(HR. Bukhāri III/304, no. 1442 dan Muslim II/700 no. 1010)
Para ulama mengatakan:
“Do’a dengan diganti disini mencakup infaq dalam keta’atan yang wajib maupun yang sunnah, nafkah untuk keluarga, jamuan untuk tamu, dan yang semisalnya.”
Mereka para malaikat juga mendoakan bagi,
⑸ Orang-orang yang sahur.
Di dalam sebuah hadīts, Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda:

إِنَّ اللهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى الْمُتَسَحِّرِين

“Sesungguhnya Allāh dan para malaikatNya bershalawat untuk orang orang yang sahur”.
(Hadits hasan riwayat Thabrāni di dalam Al-Ausath dan juga Ibnu Hibban dalam Al Mawaarid 880)
Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.

وصلى الله على نبينا محمد و على آله و صحبه أجمعين
والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
image_pdfimage_print

Jumat, 04 Juli 2025

Halaqah – 12 Beriman Dengan Amalan-amalan Malaikat Bagian 1

 Home > Halaqah Silsilah Ilmiyah > Beriman Kepada Malaikat > Halaqah – 12 Beriman Dengan Amalan-amalan Malaikat Bagian 1

Halaqah – 12 Beriman Dengan Amalan-amalan Malaikat Bagian 1

🎙 Ustadz Dr. Abdullah Roy, M.A حفظه لله تعالى
📗 Beriman Kepada Malaikat

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين

Halaqah yang ke-12 dari Silsilah ‘Ilmiyyah Beriman Dengan Malaikat-malaikat Allāh adalah “Beriman Dengan Amalan-amalan Malaikat Bagian 1”.
Diantara beriman dengan malaikat-malaikat Allāh adalah beriman dengan amalan-amalan mereka yang kita ketahui.
Amalan-amalan malaikat;
√ Ada yang berupa ibadah
√ Ada yang berupa tugas;
• √ Tugas yang berkaitan dengan alam semesta
• √ Tugas yang berkaitan dengan manusia
Allāh Subhānahu wa Ta’āla telah menciptakan malaikat dan menjadikan mereka beribadah dengan ibadah-ibadah yang agung. Mereka adalah hamba-hamba Allāh yang dimuliakan.
Di antara bentuk ibadah mereka;
● ⑴ TASBĪH
Allāh Subhānahu wa Ta’āla berfirman menceritakan tentang ucapan para malaikat ketika Allāh menciptakan Ādam.
Mereka mengatakan :

وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَ

“Sedangkan kami bertasbih dengan memujiMu dan mensucikanMu.” (Al-Baqarah 30)
Dan mereka bertasbih siang dan malam tidak pernah jemu. Allāh berfirman:

فَإِنِ اسْتَكْبَرُوا فَالَّذِينَ عِندَ رَبِّكَ يُسَبِّحُونَ لَهُ بِاللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَهُمْ لَا يَسْأَمُونَ ۩

“Seandainya mereka sombong maka sesungguhnya malaikat-malaikat yang berada di sisi Rabbmu bertasbih untuknya siang dan malam dan mereka tidak jemu.” (Fushshilat 38)
Di dalam hadīts, Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam ditanya tentang ucapan apa yang paling baik. Beliau bersabda:

مَا اصْطَفَى اللَّهُ لِمَلائِكَتِهِ أَوْ لِعِبَادِهِ : سُبْحَانَ اللَّهِ وَبَحِمْدِهِ

“Yang paling baik adalah ucapan yang Allāh pilih untuk para malaikatNya atau hamba-hambaNya yaitu ucapan ‘Subhānallāhi wa bihamdih’.” (HR. Muslim IV/209,no.2731)
Makna tasbīh adalah:
◆ Mensucikan Allāh dari segala sifat kekurangan yang tidak pantas bagi Allāh.
Dan,
◆ Menetapkan segala sifat kesempurnaan bagi Allāh.
Yang kedua, diantara ibadah para malaikat adalah;
● ⑵ MENDO’AKAN
Para malaikat secara umum mereka mendo’akan untuk orang-orang yang beriman, sebagaimana firman Allāh:

هُوَ الَّذِي يُصَلِّي عَلَيْكُمْ وَمَلَائِكَتُهُ لِيُخْرِجَكُم مِّنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ ۚ وَكَانَ بِالْمُؤْمِنِينَ رَحِيمًا

“Dialah Allāh yang memuji kalian dan demikian malaikat-Nya mendo’akan kebaikan untuk kalian supaya Dia mengeluarkan kalian dari kegelapan-kegelapan menuju cahaya. Dan Dia Allāh sangat sayang kepada orang-orang yang beriman.” (Al-Ahzāb 43)
Dan mendo’akan secara khusus bagi orang-orang yang beriman yang melakukan amal shālih tertentu, di antaranya adalah;
•⑴ Do’a mereka untuk pengajar agama.
Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda:

إِنَّ اللَّهَ وَمَلاَئِكَتَهُ وَأَهْلَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضِ، حَتَّى النَّمْلَةَ فِى جُحْرِهَا وَحَتَّى الْحُوتَ، لَيُصَلُّونَ عَلَى مُعَلِّمِ النَّاسِ الْخَيْرَ

“Sesungguhnya Allāh dan malaikat-malaikat-Nya dan penduduk langit dan bumi sampai semut-semut di sarangnya dan ikan-ikan sungguh-sungguh mendo’akan kebaikan bagi seorang yang mengajarkan manusia kebaikan.” (Hadīts hasan riwayat Tirmidzi IV/154)
• ⑵ Mereka juga mendo’akan untuk orang yang menunggu didirikannya shalat dan orang yang duduk di masjid setelah shalat.
Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda di dalam sebuah hadīts yang diriwayatkan oleh Bukhāri I/171 no. 434 dan Muslim I/449-450:

الْمَلَائِكَةُ تُصَلِّي عَلَى أَحَدِكُمْ مَا دَامَ فِي مُصَلَّاهُ الَّذِي صَلَّى فِيهِ مَا لَمْ يُحْدِثْ فِيْهِ تَقوْلُ: اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ اللَّهُمَّ ارْحَمْهُ

“Para malaikat mendo’akan kebaikan untuk salah seorang di antara kalian selama dia berada di tempat shalatnya selama dia belum berhadats. Malaikat berkata: ‘Yā Allāh, ampunilah dia. Yā Allāh rahmatilah dia’.”
Di dalam riwayat Muslim, Beliau mengatakan:

لَا يَزَالُ الْعَبْدُ فِي صَلَاةٍ مَا كَانَ فِي مُصَلَّاهُ يَنْتَظِرُ الصَّلَاةَ وَتَقُولُ الْمَلَائِكَةُ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ اللَّهُمَّ ارْحَمْهُ حَتَّى يَنْصَرِفَ أَوْ يُحْدِثَ

“Senantiasa seorang hamba di dalam shalat selama dia berada di tempat shalat menunggu didirikannya shalat dan malaikat berkata: ‘Yā Allāh, ampunilah dia. Yā Allāh rahmatilah dia’, sehingga dia pergi atau berhadats.
Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.

وصلى الله على نبينا محمد و على آله و صحبه أجمعين
والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
image_pdfimage_print