Selasa, 16 September 2025

Halaqah-23 Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 21

 Home > Halaqah Silsilah Ilmiyah > Beriman Kepada Para Rasul Allah ๏ทป > Halaqah-23 Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 21

Halaqah-23 Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 21

๐Ÿ‘ค Ustadz Dr. Abdullah Roy, M.A ุญูุธู‡ ู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰
๐Ÿ“— Beriman Kepada Para Rasul Allah ๏ทป

ุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ูŠูƒู… ูˆุฑุญู…ุฉ ุงู„ู„ู‡ ูˆุจุฑูƒุงุชู‡
ุงู„ุญู…ุฏ ู„ู„ู‡ ูˆุงู„ุตู„ุงุฉ ูˆุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ู‰ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ูˆุนู„ู‰ ุขู„ู‡ ูˆุตุญุจู‡ ุฃุฌู…ุนูŠู†

Halaqah yang Ke-23 dari Silsilah Ilmiyyah Beriman Kepada para Rasul ‘alayhimussalam adalah tentang Cara Beriman Kepada Para Rasul ‘alayhimussalam Bagian yang Ke-21

Setelah kita memahami mukjizat, Al-Karamah dan Al-Ahwal Asy-Syaithaniyyah dan hal-hal yang berkaitan dengannya maka kita lanjutkan poin-poin tentang tata cara beriman kepada para rasul.

Diantara tata cara beriman dengan para rasul ‘alayhimussalam adalah beriman dengan nama-nama para nabi dan rasul yang Allah telah sebutkan namanya didalam Alquran mereka berjumlah 25 orang, 18 Diantaranya disebutkan berturut-turut didalam surat Al An’am dan 7 orang berpisah-pisah didalam surat -surat yang lain.

18 nama didalam surat Al An’am adalah

1. Ibrahim
2. Ishaq
3. Ya’qub
4. Nuh
5. Daud
6. Sulaiman
7. Ayyub
8. Yusuf
9. Musa
10. Harun
11. Zakariya
12. Yahya
13. ‘Isa
14. Ilyas
15. Ismail
16. Al Yasa’
17. Yunus
18. Luth ‘Alayhimussalam lihat surat Al An’am : 83-86

Adapun 7 orang yang lain maka mereka adalaุง

1. Nabi Adam,
dua puluh lima kali disebutkan nama Nabi Adam di dalam Al-Quran, yang pertama di dalam surat Al-Baqarah : 31

2. Nabi Idris,
Disebutkan dua kali didalam Al-Quran dalam surat Maryam : 56 dan Al-Anbiya’: 85

3. Nabi Dzulkifli,
Dua kali disebutkan didalam surat Al-Anbiya’: 85 dan surat Shod : 48

4. Nabi Hud,
Tujuh kali disebutkan, yang pertama di dalam surat Al-A’raf : 65

5. Nabi Shaleh,
Sembilan kali disebutkan yang pertama di dalam surat Al A’raf : 73

6. Nabi Syuaib,
Sepuluh Kali disebutkan, yang pertama didalam surat Al A’raf : 85

7 Nabi Muhammad ๏ทบ,
Empat kali disebutkan, yang pertama di dalam surat Ali Imran : 144

Kemudian diantara beriman dengan para Rasul ‘alayhimussalam adalah meyakini adanya kekhususan Nabi Muhammad ๏ทบ dibandingkan dengan Nabi-nabi yang lain dan diantaranya

① Beliau diutus untuk segenap Manusia dan Jin. Allah ุณُุจْุญَุงู†َู‡ُ ูˆَ ุชَุนَุงู„َู‰ berfirman

ู‚ُู„ْ ูŠَุง ุฃَูŠُّู‡َุง ุงู„ู†َّุงุณُ ุฅِู†ِّูŠ ุฑَุณُูˆู„ُ ุงู„ู„َّู‡ِ ุฅِู„َูŠْูƒُู…ْ ุฌَู…ِูŠุนًุง

“Katakanlah wahai Muhammad, wahai manusia sesungguhnya aku adalah Rasulullรฃh untuk kalian semuanya” (Al-A’raf : 158)

Dan Nabi ๏ทบ bersabda

ูˆูƒุงู† ุงู„ู†ุจูŠ ูŠุจุนุซ ุฅู„ู‰ ู‚ูˆู…ู‡ ุฎุงุตุฉ ูˆุจุนุซุช ุฅู„ู‰ ุงู„ู†ุงุณ ูƒุงูุฉ

Dan dahulu para Nabi diutus kepada kaumnya secara khusus dan diutus aku untuk manusia semuanya (HR Bukhari)

Dan beliau ๏ทบ diutus kepada Jin sebagaimana kisah yang Allah sebutkan di dalam surat Al-Jin

② Allah telah menjadikan beliau sebagai Nabi yang terakhir.

Allฤh ุณُุจْุญَุงู†َู‡ُ ูˆَ ุชَุนَุงู„َู‰ berfirman

ู…َุง ูƒَุงู†َ ู…ُุญَู…َّุฏٌ ุฃَุจَุง ุฃَุญَุฏٍ ู…ِู†ْ ุฑِุฌَุงู„ِูƒُู…ْ ูˆَู„َٰูƒِู†ْ ุฑَุณُูˆู„َ ุงู„ู„َّู‡ِ ูˆَุฎَุงุชَู…َ ุงู„ู†َّุจِูŠِّูŠู†َ ۗ…

“Tidaklah Muhammad bapak salah seorang diantara laki-laki kalian akan tetapi dia adalah Rasulullรฃh dan penutup para Nabi” (Al-Ahzab: 40)

Dan Rasulullah ๏ทบ bersabda

ูƒุงู†ุชْ ุจู†ูˆ ุฅุณุฑุงุฆูŠู„َ ุชุณูˆุณُู‡ู…ُ ุงู„ุฃู†ุจูŠุงุกُ ، ูƒู„َّู…ุง ู‡ู„َูƒَ ู†ุจูŠٌّ ุฎู„َูَู‡ُ ู†َุจِูŠٌّ ، ูˆุฅِู†َّู‡ ู„ุง ู†َุจِูŠ ุจุนุฏِูŠ ،…

“Dahulu Bani Israel dipimpin oleh para Nabi, setiap kali meninggal seorang Nabi akan digantikan Nabi yang lain dan sesungguhnya tidak ada Nabi setelahku” (HR Al Bukhari dan Muslim)

Itulah yang bisa kita sampaikan pada Halaqah kali ini & sampai bertemu kembali pada Halaqah selanjutnya.

ูˆุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ู‰ ู†ุจูŠู†ุง ู…ุญู…ุฏ ูˆ ุนู„ู‰ ุขู„ู‡ ูˆ ุตุญุจู‡ ุฃุฌู…ุนูŠู†
ูˆุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ูŠูƒู… ูˆุฑุญู…ุฉ ุงู„ู„ّู‡ ูˆุจุฑูƒุงุชู‡
image_pdfimage_print

Halaqah-22 Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 20

 Home > Halaqah Silsilah Ilmiyah > Beriman Kepada Para Rasul Allah ๏ทป > Halaqah-22 Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 20

Halaqah-22 Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 20

๐Ÿ‘ค Ustadz Dr. Abdullah Roy, M.A ุญูุธู‡ ู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰
๐Ÿ“— Beriman Kepada Para Rasul Allah ๏ทป

ุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ูŠูƒู… ูˆุฑุญู…ุฉ ุงู„ู„ู‡ ูˆุจุฑูƒุงุชู‡
ุงู„ุญู…ุฏ ู„ู„ู‡ ูˆุงู„ุตู„ุงุฉ ูˆุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ู‰ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ูˆุนู„ู‰ ุขู„ู‡ ูˆุตุญุจู‡ ุฃุฌู…ุนูŠู†

Halaqah yang Ke-22 dari Silsilah Ilmiyyah Beriman Kepada para Rasul ‘alayhimussalam adalah tentang Cara Beriman Kepada Para Rasul ‘alayhimussalam Bagian yang Ke-20
diantara perbedaan antara Al-Karamah dan Al-Ahwal Asy-Syaithaniyyah

④ Al Karamah menambah keimanan, ketakwaan dan kerendahan hati pada pemiliknya, sedangkan Al-Ahwal Asy-Syaithaniyyah menambah kekufuran dan kejauhan dari Allah ‘Azza wa jalla

Di dalam kitab Hilyatul Auliya Abu Nu’aim rahimahullah membawakan dengan sanadnya kisah Abu Muslim Al-Khaulani seorang yang shaleh, dengan Al-Aswad Al-Amsyi orang yang mengaku menjadi Nabi berkata Syarah bil Al-Khaulani ketika Al-Aswad bin qais bin dil himar Al-Amsyi di Yaman muncul dipanggilah Abu Muslim maka Al-Amsyi berkata “apakah engkau bersaksi bahwa Muhammad adalah Rasulullah? ”

berkata Abu muslim “Iya”

kembali Al-Amsyi bertanya

“apakah engkau bahwa aku adalah Rasulullah? ”

berkata Abu muslim “aku tidak mendengar”

Maka di nyalakanlah api yang besar kemudian di lemparkan Abu Muslim kedalam api tersebut, tetapi beliau tidak termudharati, maka penduduk kerajaan Al-Aswad Al-Amsyi berkata kepadanya apabila engkau biarkan Abu Muslim berada di negerimu maka dia akan merusak urusanmu, usirlah dia maka Abu Muslim pun datang ke kota Madinah dan saat itu Rasulullah ๏ทบ sudah wafat dan digantikan Abu Bakar, kemudian Abu Muslim menambatkan untanya dipintu masjid Nabawi kemudian shalat menuju salah satu tiang diantara tiang-tiang Masjid

Maka Umar bin khaththab melihatnya dan mendatanginya dan berkata “dari mana asal mu”

Abu Muslim mengatakan : ” dari Yaman ”

Berkata Umar “apa yang dilakukan musuh-musuh Allah terhadap saudara kita yang dibakar dan tidak mempan”

Abu Muslim berkata: “itu adalah Abdullah Ibn tsaub”

Berkata Umar: “aku meminta dengan Nama Allah apakah dia adalah dirimu? ”

berkata Abu muslim: “Iya”

Berkata syarah bil maka Umar antara kedua mata Abu Muslim kemudian membawanya dan mendudukannya antara Abu Bakar dan Umar

Berkata Umar Ibn Khaththab ”segala puji bagi Allah yang belum mematikanku dari dunia sehingga memperlihatkan kepada diriku diantara umat Muhammad orang yang dibakar seperti dibakarnya Nabi Ibrahim kekasih Allah”

Lihatlah bagaimana ucapan Abu Muslim ketika ditanya oleh Umar Ibn khaththab beliau berusaha untuk menutupi identitas beliau dan mengatakan “itu adalah Abdullah bin tsaub” seakan-akan orang tersebut bukan dirinya.

⑤ Al-Karamah digunakan untuk sesuatu kebaikan atau perkara yang diperbolehkan sedangkan Al-Ahwal Asy-Syaithaniyyah digunakan untuk perkara yang diharamkan seperti menyakiti orang lain atau menyombongkan diri dan lain-lain

Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.

ูˆุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ู‰ ู†ุจูŠู†ุง ู…ุญู…ุฏ ูˆ ุนู„ู‰ ุขู„ู‡ ูˆ ุตุญุจู‡ ุฃุฌู…ุนูŠู†
ูˆุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ูŠูƒู… ูˆุฑุญู…ุฉ ุงู„ู„ّู‡ ูˆุจุฑูƒุงุชู‡
image_pdfimage_print

Halaqah-21 Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 19

 Home > Halaqah Silsilah Ilmiyah > Beriman Kepada Para Rasul Allah ๏ทป > Halaqah-21 Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 19

Halaqah-21 Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 19

๐Ÿ‘ค Ustadz Dr. Abdullah Roy, M.A ุญูุธู‡ ู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰
๐Ÿ“— Beriman Kepada Para Rasul Allah ๏ทป

ุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ูŠูƒู… ูˆุฑุญู…ุฉ ุงู„ู„ู‡ ูˆุจุฑูƒุงุชู‡
ุงู„ุญู…ุฏ ู„ู„ู‡ ูˆุงู„ุตู„ุงุฉ ูˆุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ู‰ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ูˆุนู„ู‰ ุขู„ู‡ ูˆุตุญุจู‡ ุฃุฌู…ุนูŠู†

Halaqah yang Ke-21 dari Silsilah Ilmiyyah Beriman Kepada para Rasul ‘alayhimussalam adalah tentang Cara Beriman Kepada Para Rasul ‘alayhimussalam Bagian yang Ke-19

Diantara hal yang perlu diketahui seorang muslim adalah perbedaan Al-Karamah dan Al-Ahwal Asy-Syaithaniyyah, karena sering terjadi seseorang menganggap Al-Ahwal Asy-Syaithaniyyah sebagai Al-Karamah, menganggap seorang wali syaithan sebagai wali Allah.

Berikut adalah perbedaan antara Al-Karamah dan Al-Ahwal Asy-Syaithaniyyah (semoga Allah ุณُุจْุญَุงู†َู‡ُ ูˆَ ุชَุนَุงู„َู‰ memberikan taufiq kepada kita semua dan menerangi diri kita dengan ilmu agama, diantara perbedaan antara Al-Karamah dan Al-Ahwal Asy-Syaithaniyyah

① Melihat perjalanan hidup orang tersebut, kalau dia adalah seorang mukmin yang bertakwa maka ini adalah Al-Karamah dan kalau sebaliknya dia bukan seorang yang mu’min dan bukan orang yang bertakwa maka itu adalah Al Ahwal Asy-Syaithaniyyah.

Berkata syaikh Abdul Aziz ibnu Baz rahimahullah

ูˆุดุฑุท ูƒูˆู†ู‡ุง ูƒุฑุงู…ุฉً ุฃู† ูŠูƒูˆู† ู…ู† ุฌุฑุช ุนู„ู‰ ูŠุฏู‡ ู‡ุฐู‡ ุงู„ูƒุฑุงู…ุฉُ ู…ุณุชู‚ูŠู…ًุง ุนู„ู‰ ุงู„ุฅูŠู…ุงู† ูˆู…ุชุงุจุนุฉ ุงู„ุดุฑูŠุนุฉ ูุฅู† ูƒุงู† ุฎู„ุงู ุฐู„ูƒ ูุงู„ุฌุงุฑูŠ ุนู„ู‰ ูŠุฏู‡ ู…ู† ุงู„ุฎูˆุงุฑู‚ ูŠูƒูˆู† ู…ู† ุงู„ุฃุญูˆุงู„ ุงู„ุดูŠุทุงู†ูŠุฉ 1:49

“Dan sesuatu yang luar biasa menjadi karamah di syaratkan orang yang mendapatkan karamah tersebut adalah orang yang istiqamah diatas iman dan mengikuti syariat, adapun apabila sebaliknya maka sesuatu yang luar biasa yang terjadi pada dirinya adalah termasuk Al-Ahwal Asy-Syaithaniyyah

② Al-Karamah adalah anugerah dari Allah tidak bisa dipelajari dan diusahakan sedangkan Al-Ahwal Asy-Syaithaniyyah adalah bantuan dari syaithan bisa dipelajari dan diusahakan yaitu dengan berbuat sesuatu yang membuat ridha syaithan, seperti berbuat kufur kepada Allah (meninggalkan shalat dan kewajiban-kewajiban yang lain) menghalalkan sesuatu yang yang diharamkan oleh Allah dan RasulNya dan lain-lain. Oleh karena itu Al-Ahwal Asy-Syaithaniyyah memiliki sekolah-sekolah perguruan-perguruan untuk mempelajari perkara-perkara yang luar biasa tersebut dan disana ada buku-buku yang dijual bebas yang mengajarkan Al-Ahwal Asy-Syaithaniyyah yang dikenal dengan Al-Mujarrabat

③ Al-Karamah tidak bisa di lawan sedangkan Al-Ahwal Asy-Syaithaniyyah bisa di lawan dengan beberapa dzikir dan doa didalam Al-Quran dan As-Sunnah

Berkata Syaikhul Islam rahimahullah

ูˆู‡ูƒุฐุง ุฃู‡ู„ ุงู„ุฃุญูˆุงู„ ุงู„ุดูŠุทุงู†ูŠุฉ ุชู†ุตุฑู ุนู†ู‡ู… ุดูŠุงุทูŠู†ู‡ู… ุฅุฐุง ุฐูƒุฑ ุนู†ุฏู‡ู… ู…ุง ูŠุทุฑุฏู‡ุง ู…ุซู„ ุขูŠุฉ ุงู„ูƒุฑุณูŠ 4.11

Dan demikianlah orang-orang yang memiliki Ahwal Asy-Syaithaniyyah (syaithan-syaithan) mereka akan meninggalkan mereka apabila disebutkan disamping mereka apa yang mengusir syaithan-syaithan tersebut seperti ayat kursi

Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.

ูˆุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ู‰ ู†ุจูŠู†ุง ู…ุญู…ุฏ ูˆ ุนู„ู‰ ุขู„ู‡ ูˆ ุตุญุจู‡ ุฃุฌู…ุนูŠู†
ูˆุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ูŠูƒู… ูˆุฑุญู…ุฉ ุงู„ู„ّู‡ ูˆุจุฑูƒุงุชู‡
image_pdfimage_print

Halaqah-20 Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 18

 Home > Halaqah Silsilah Ilmiyah > Beriman Kepada Para Rasul Allah ๏ทป > Halaqah-20 Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 18

Halaqah-20 Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 18

๐Ÿ‘ค Ustadz Dr. Abdullah Roy, M.A ุญูุธู‡ ู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰
๐Ÿ“— Beriman Kepada Para Rasul Allah ๏ทป

ุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ูŠูƒู… ูˆุฑุญู…ุฉ ุงู„ู„ู‡ ูˆุจุฑูƒุงุชู‡
ุงู„ุญู…ุฏ ู„ู„ู‡ ูˆุงู„ุตู„ุงุฉ ูˆุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ู‰ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ูˆุนู„ู‰ ุขู„ู‡ ูˆุตุญุจู‡ ุฃุฌู…ุนูŠู†

Halaqah yang Ke-20 dari Silsilah Ilmiyyah Beriman Kepada para Rasul ‘alayhimussalam adalah tentang Cara Beriman Kepada Para Rasul ‘alayhimussalam Bagian yang Ke delapan belas.

Disana ada perbedaan antara Al-Mu’jizah dengan Al-Karamah

① Al-Mu’jizah disertai dengan pengakuan sebagai seorang Nabi, sedangkan Al-Karamah tidak disertai dengan pengakuan sebagai seorang Nabi, tetapi terjadi Al-Karamah dengan sebab dia mengikuti dan beriman dengan Nabi dan istiqamah diatasnya

② Al-Mu’jizah terjadi pada seorang Nabi dan Nabi adalah manusia laki-laki yang merdeka sedangkan Al-Karamah bisa terjadi bisa terjadi pada seorang jin atau manusia, hamba sahaya atau orang yang merdeka, seorang laki-laki atau pun perempuan. Kalau mereka adalah orang-orang yang shaleh seperti yang terjadi pada Maryam dan juga Safinah maula Rasulullah ๏ทบ

③ Al Mu’jizah sesuatu yang luar biasa disemua tempat dan masa, sedangkan Al-Karamah adalah sesuatu yang luar biasa di tempat dan juga masa tertentu saja, sedangkan Al-Karamah adalah sesuatu yang luar biasa menurut tempat dan masa tertentu saja. Oleh karena itu apa yang terjadi Maryam ‘alayhassalam berupa ditemukannya makanan musim panas dimusim dingin dan sebaliknya adalah sesuatu yang biasa di zaman sekarang

④ Didalam Al-Mu’jizah seorang Nabi diperintahkan untuk menampakkan nya sedangkan Al-Karamah maka seorang wali diperintahkan untuk menyembunyikannya

⑤ Manfaat Al Mu’jizah adalah untuk umum sedangkan manfaat Al-Karamah biasanya untuk khusus orang tersebut

Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.

ูˆุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ู‰ ู†ุจูŠู†ุง ู…ุญู…ุฏ ูˆ ุนู„ู‰ ุขู„ู‡ ูˆ ุตุญุจู‡ ุฃุฌู…ุนูŠู†
ูˆุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ูŠูƒู… ูˆุฑุญู…ุฉ ุงู„ู„ّู‡ ูˆุจุฑูƒุงุชู‡
image_pdfimage_print

Halaqah-19 Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 17

Home > Halaqah Silsilah Ilmiyah > Beriman Kepada Para Rasul Allah ๏ทป > Halaqah-19 Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 17

Halaqah-19 Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 17

๐Ÿ‘ค Ustadz Dr. Abdullah Roy, M.A ุญูุธู‡ ู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰
๐Ÿ“— Beriman Kepada Para Rasul Allah ๏ทป

ุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ูŠูƒู… ูˆุฑุญู…ุฉ ุงู„ู„ู‡ ูˆุจุฑูƒุงุชู‡
ุงู„ุญู…ุฏ ู„ู„ู‡ ูˆุงู„ุตู„ุงุฉ ูˆุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ู‰ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ูˆุนู„ู‰ ุขู„ู‡ ูˆุตุญุจู‡ ุฃุฌู…ุนูŠู†

Halaqah yang Ke-19 dari Silsilah Ilmiyyah Beriman Kepada para Rasul ‘alayhimussalam adalah tentang Cara Beriman Kepada Para Rasul ‘alayhimussalam Bagian yang Ke ujuh belas 17

Setelah kita mengetahui tentang Al-Karamah yang Allฤh berikan kepada wali-Nya, maka hendaklah kita mengenal tentang Al Ahwal Asy-syaithaniyyah (keadaan-syaithan-syaitan).

Al-Ahwal Asy-syaithoniyyah/keadaan-keadaan syaitan adalah perkara-perkara yang di luar kebiasaan yang terjadi pada seorang wali syaitan sebagai Istidraj

Wali syaitan adalah pengikut syaitan dan penolong syaitan. yang dimaksud dengan Istidraj adalah dibiarkan supaya bertambah kekufurannya kemudian di azab

Dan di antara dalil yang menunjukkan adanya wali-wali syaithan adalah firman Allah :

ูˆَุงู„َّุฐِูŠู†َ ูƒَูَุฑُูˆุง ุฃَูˆْู„ِูŠَุงุคُู‡ُู…ُ ุงู„ุทَّุงุบُูˆุชُ ูŠُุฎْุฑِุฌُูˆู†َู‡ُู…ْ ู…ِู†َ ุงู„ู†ُّูˆุฑِ ุฅِู„َู‰ ุงู„ุธُّู„ُู…َุงุชِ ۗ ุฃُูˆู„َٰุฆِูƒَ ุฃَุตْุญَุงุจُ ุงู„ู†َّุงุฑِ ۖ ู‡ُู…ْ ูِูŠู‡َุง ุฎَุงู„ِุฏُูˆู†َ

“Dan orang-orang yang kafir, maka wali-walinya adalah thagut yang mengeluarkan mereka dari cahaya menuju kegelapan, mereka adalah penduduk Neraka, mereka kekal di dalamnya” (Al-Baqarah : 257)

Dan Allah berfirman:

… ูˆَุฅِู†َّ ุงู„ุดَّูŠَุงุทِูŠู†َ ู„َูŠُูˆุญُูˆู†َ ุฅِู„َู‰ٰ ุฃَูˆْู„ِูŠَุงุฆِู‡ِู…ْ ู„ِูŠُุฌَุงุฏِู„ُูˆูƒُู…ْ ۖ…

“Dan sesungguhnya syaithan-syaithan mewahyukan kepada wali-walinya untuk mendebat kalian” (Al-An’am : 121)

Dan diantara contoh Al-Ahwal Asy-syaithaniyyah, apa yang disebutkan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah didalam kitab beliau Al-Furqan ( ุจูŠู† ุฃูˆู„ูŠุงุก ุงู„ุฑุญู…ู† ูˆ ุฃูˆู„ูŠุงุก ุงู„ุดูŠุทุงู† )

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah menyebutkan didalam kitab ini diantara contoh Al-Ahwal syaitoniyyah

① Apa yang terjadi pada Musaiylamah Al-Kadzab ketika dia mengaku sebagai seorang Nabi dia mengabarkan beberapa perkara yang ghaib wahyu dengan dari syaitan

② Apa yang terjadi pada Al-Aswad Al-Amsiy yang mengaku sebagai Nabi mengabarkan tentang perkara yang ghaib dengan wahyu dari syaitan sehingga tentara kaum muslimin takut syaithan akan mengabarkan kepadanya tentang mereka, sampai tentara kaum muslimin takut apabila syaithan akan mengabarkan kepada Aswad Al-Amsiy tentang mereka

③ Kisah Al-Haris Al-Dimasykiy yang mengaku sebagai Nabi di zaman Abdul Malik bin Marwan setiap kali di tangkap dan di penjara datang syaitan dan melepaskan ikatan di kaki nya dan melindungi dia dari senjata.

Manusia saat itu melihat rombongannya berjalan diudara ketika dia ditangkap ada orang yang menikam nya dengan tombak namun tidak mempan

Maka berkata Abdul Malik :

“Engkau tidak menyebut nama Allah”

Kemudian ketika dia menyebut nama Allah dan menikamnya mempanlah tombaknya dan meninggal lah Al-Harits

Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.

ูˆุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ู‰ ู†ุจูŠู†ุง ู…ุญู…ุฏ ูˆ ุนู„ู‰ ุขู„ู‡ ูˆ ุตุญุจู‡ ุฃุฌู…ุนูŠู†
ูˆุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ูŠูƒู… ูˆุฑุญู…ุฉ ุงู„ู„ّู‡ ูˆุจุฑูƒุงุชู‡
image_pdfimage_print