Selasa, 16 September 2025

Halaqah-21 Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 19

 Home > Halaqah Silsilah Ilmiyah > Beriman Kepada Para Rasul Allah ๏ทป > Halaqah-21 Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 19

Halaqah-21 Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 19

๐Ÿ‘ค Ustadz Dr. Abdullah Roy, M.A ุญูุธู‡ ู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰
๐Ÿ“— Beriman Kepada Para Rasul Allah ๏ทป

ุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ูŠูƒู… ูˆุฑุญู…ุฉ ุงู„ู„ู‡ ูˆุจุฑูƒุงุชู‡
ุงู„ุญู…ุฏ ู„ู„ู‡ ูˆุงู„ุตู„ุงุฉ ูˆุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ู‰ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ูˆุนู„ู‰ ุขู„ู‡ ูˆุตุญุจู‡ ุฃุฌู…ุนูŠู†

Halaqah yang Ke-21 dari Silsilah Ilmiyyah Beriman Kepada para Rasul ‘alayhimussalam adalah tentang Cara Beriman Kepada Para Rasul ‘alayhimussalam Bagian yang Ke-19

Diantara hal yang perlu diketahui seorang muslim adalah perbedaan Al-Karamah dan Al-Ahwal Asy-Syaithaniyyah, karena sering terjadi seseorang menganggap Al-Ahwal Asy-Syaithaniyyah sebagai Al-Karamah, menganggap seorang wali syaithan sebagai wali Allah.

Berikut adalah perbedaan antara Al-Karamah dan Al-Ahwal Asy-Syaithaniyyah (semoga Allah ุณُุจْุญَุงู†َู‡ُ ูˆَ ุชَุนَุงู„َู‰ memberikan taufiq kepada kita semua dan menerangi diri kita dengan ilmu agama, diantara perbedaan antara Al-Karamah dan Al-Ahwal Asy-Syaithaniyyah

① Melihat perjalanan hidup orang tersebut, kalau dia adalah seorang mukmin yang bertakwa maka ini adalah Al-Karamah dan kalau sebaliknya dia bukan seorang yang mu’min dan bukan orang yang bertakwa maka itu adalah Al Ahwal Asy-Syaithaniyyah.

Berkata syaikh Abdul Aziz ibnu Baz rahimahullah

ูˆุดุฑุท ูƒูˆู†ู‡ุง ูƒุฑุงู…ุฉً ุฃู† ูŠูƒูˆู† ู…ู† ุฌุฑุช ุนู„ู‰ ูŠุฏู‡ ู‡ุฐู‡ ุงู„ูƒุฑุงู…ุฉُ ู…ุณุชู‚ูŠู…ًุง ุนู„ู‰ ุงู„ุฅูŠู…ุงู† ูˆู…ุชุงุจุนุฉ ุงู„ุดุฑูŠุนุฉ ูุฅู† ูƒุงู† ุฎู„ุงู ุฐู„ูƒ ูุงู„ุฌุงุฑูŠ ุนู„ู‰ ูŠุฏู‡ ู…ู† ุงู„ุฎูˆุงุฑู‚ ูŠูƒูˆู† ู…ู† ุงู„ุฃุญูˆุงู„ ุงู„ุดูŠุทุงู†ูŠุฉ 1:49

“Dan sesuatu yang luar biasa menjadi karamah di syaratkan orang yang mendapatkan karamah tersebut adalah orang yang istiqamah diatas iman dan mengikuti syariat, adapun apabila sebaliknya maka sesuatu yang luar biasa yang terjadi pada dirinya adalah termasuk Al-Ahwal Asy-Syaithaniyyah

② Al-Karamah adalah anugerah dari Allah tidak bisa dipelajari dan diusahakan sedangkan Al-Ahwal Asy-Syaithaniyyah adalah bantuan dari syaithan bisa dipelajari dan diusahakan yaitu dengan berbuat sesuatu yang membuat ridha syaithan, seperti berbuat kufur kepada Allah (meninggalkan shalat dan kewajiban-kewajiban yang lain) menghalalkan sesuatu yang yang diharamkan oleh Allah dan RasulNya dan lain-lain. Oleh karena itu Al-Ahwal Asy-Syaithaniyyah memiliki sekolah-sekolah perguruan-perguruan untuk mempelajari perkara-perkara yang luar biasa tersebut dan disana ada buku-buku yang dijual bebas yang mengajarkan Al-Ahwal Asy-Syaithaniyyah yang dikenal dengan Al-Mujarrabat

③ Al-Karamah tidak bisa di lawan sedangkan Al-Ahwal Asy-Syaithaniyyah bisa di lawan dengan beberapa dzikir dan doa didalam Al-Quran dan As-Sunnah

Berkata Syaikhul Islam rahimahullah

ูˆู‡ูƒุฐุง ุฃู‡ู„ ุงู„ุฃุญูˆุงู„ ุงู„ุดูŠุทุงู†ูŠุฉ ุชู†ุตุฑู ุนู†ู‡ู… ุดูŠุงุทูŠู†ู‡ู… ุฅุฐุง ุฐูƒุฑ ุนู†ุฏู‡ู… ู…ุง ูŠุทุฑุฏู‡ุง ู…ุซู„ ุขูŠุฉ ุงู„ูƒุฑุณูŠ 4.11

Dan demikianlah orang-orang yang memiliki Ahwal Asy-Syaithaniyyah (syaithan-syaithan) mereka akan meninggalkan mereka apabila disebutkan disamping mereka apa yang mengusir syaithan-syaithan tersebut seperti ayat kursi

Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.

ูˆุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ู‰ ู†ุจูŠู†ุง ู…ุญู…ุฏ ูˆ ุนู„ู‰ ุขู„ู‡ ูˆ ุตุญุจู‡ ุฃุฌู…ุนูŠู†
ูˆุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ูŠูƒู… ูˆุฑุญู…ุฉ ุงู„ู„ّู‡ ูˆุจุฑูƒุงุชู‡
image_pdfimage_print

Halaqah-20 Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 18

 Home > Halaqah Silsilah Ilmiyah > Beriman Kepada Para Rasul Allah ๏ทป > Halaqah-20 Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 18

Halaqah-20 Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 18

๐Ÿ‘ค Ustadz Dr. Abdullah Roy, M.A ุญูุธู‡ ู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰
๐Ÿ“— Beriman Kepada Para Rasul Allah ๏ทป

ุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ูŠูƒู… ูˆุฑุญู…ุฉ ุงู„ู„ู‡ ูˆุจุฑูƒุงุชู‡
ุงู„ุญู…ุฏ ู„ู„ู‡ ูˆุงู„ุตู„ุงุฉ ูˆุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ู‰ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ูˆุนู„ู‰ ุขู„ู‡ ูˆุตุญุจู‡ ุฃุฌู…ุนูŠู†

Halaqah yang Ke-20 dari Silsilah Ilmiyyah Beriman Kepada para Rasul ‘alayhimussalam adalah tentang Cara Beriman Kepada Para Rasul ‘alayhimussalam Bagian yang Ke delapan belas.

Disana ada perbedaan antara Al-Mu’jizah dengan Al-Karamah

① Al-Mu’jizah disertai dengan pengakuan sebagai seorang Nabi, sedangkan Al-Karamah tidak disertai dengan pengakuan sebagai seorang Nabi, tetapi terjadi Al-Karamah dengan sebab dia mengikuti dan beriman dengan Nabi dan istiqamah diatasnya

② Al-Mu’jizah terjadi pada seorang Nabi dan Nabi adalah manusia laki-laki yang merdeka sedangkan Al-Karamah bisa terjadi bisa terjadi pada seorang jin atau manusia, hamba sahaya atau orang yang merdeka, seorang laki-laki atau pun perempuan. Kalau mereka adalah orang-orang yang shaleh seperti yang terjadi pada Maryam dan juga Safinah maula Rasulullah ๏ทบ

③ Al Mu’jizah sesuatu yang luar biasa disemua tempat dan masa, sedangkan Al-Karamah adalah sesuatu yang luar biasa di tempat dan juga masa tertentu saja, sedangkan Al-Karamah adalah sesuatu yang luar biasa menurut tempat dan masa tertentu saja. Oleh karena itu apa yang terjadi Maryam ‘alayhassalam berupa ditemukannya makanan musim panas dimusim dingin dan sebaliknya adalah sesuatu yang biasa di zaman sekarang

④ Didalam Al-Mu’jizah seorang Nabi diperintahkan untuk menampakkan nya sedangkan Al-Karamah maka seorang wali diperintahkan untuk menyembunyikannya

⑤ Manfaat Al Mu’jizah adalah untuk umum sedangkan manfaat Al-Karamah biasanya untuk khusus orang tersebut

Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.

ูˆุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ู‰ ู†ุจูŠู†ุง ู…ุญู…ุฏ ูˆ ุนู„ู‰ ุขู„ู‡ ูˆ ุตุญุจู‡ ุฃุฌู…ุนูŠู†
ูˆุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ูŠูƒู… ูˆุฑุญู…ุฉ ุงู„ู„ّู‡ ูˆุจุฑูƒุงุชู‡
image_pdfimage_print

Halaqah-19 Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 17

Home > Halaqah Silsilah Ilmiyah > Beriman Kepada Para Rasul Allah ๏ทป > Halaqah-19 Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 17

Halaqah-19 Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 17

๐Ÿ‘ค Ustadz Dr. Abdullah Roy, M.A ุญูุธู‡ ู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰
๐Ÿ“— Beriman Kepada Para Rasul Allah ๏ทป

ุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ูŠูƒู… ูˆุฑุญู…ุฉ ุงู„ู„ู‡ ูˆุจุฑูƒุงุชู‡
ุงู„ุญู…ุฏ ู„ู„ู‡ ูˆุงู„ุตู„ุงุฉ ูˆุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ู‰ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ูˆุนู„ู‰ ุขู„ู‡ ูˆุตุญุจู‡ ุฃุฌู…ุนูŠู†

Halaqah yang Ke-19 dari Silsilah Ilmiyyah Beriman Kepada para Rasul ‘alayhimussalam adalah tentang Cara Beriman Kepada Para Rasul ‘alayhimussalam Bagian yang Ke ujuh belas 17

Setelah kita mengetahui tentang Al-Karamah yang Allฤh berikan kepada wali-Nya, maka hendaklah kita mengenal tentang Al Ahwal Asy-syaithaniyyah (keadaan-syaithan-syaitan).

Al-Ahwal Asy-syaithoniyyah/keadaan-keadaan syaitan adalah perkara-perkara yang di luar kebiasaan yang terjadi pada seorang wali syaitan sebagai Istidraj

Wali syaitan adalah pengikut syaitan dan penolong syaitan. yang dimaksud dengan Istidraj adalah dibiarkan supaya bertambah kekufurannya kemudian di azab

Dan di antara dalil yang menunjukkan adanya wali-wali syaithan adalah firman Allah :

ูˆَุงู„َّุฐِูŠู†َ ูƒَูَุฑُูˆุง ุฃَูˆْู„ِูŠَุงุคُู‡ُู…ُ ุงู„ุทَّุงุบُูˆุชُ ูŠُุฎْุฑِุฌُูˆู†َู‡ُู…ْ ู…ِู†َ ุงู„ู†ُّูˆุฑِ ุฅِู„َู‰ ุงู„ุธُّู„ُู…َุงุชِ ۗ ุฃُูˆู„َٰุฆِูƒَ ุฃَุตْุญَุงุจُ ุงู„ู†َّุงุฑِ ۖ ู‡ُู…ْ ูِูŠู‡َุง ุฎَุงู„ِุฏُูˆู†َ

“Dan orang-orang yang kafir, maka wali-walinya adalah thagut yang mengeluarkan mereka dari cahaya menuju kegelapan, mereka adalah penduduk Neraka, mereka kekal di dalamnya” (Al-Baqarah : 257)

Dan Allah berfirman:

… ูˆَุฅِู†َّ ุงู„ุดَّูŠَุงุทِูŠู†َ ู„َูŠُูˆุญُูˆู†َ ุฅِู„َู‰ٰ ุฃَูˆْู„ِูŠَุงุฆِู‡ِู…ْ ู„ِูŠُุฌَุงุฏِู„ُูˆูƒُู…ْ ۖ…

“Dan sesungguhnya syaithan-syaithan mewahyukan kepada wali-walinya untuk mendebat kalian” (Al-An’am : 121)

Dan diantara contoh Al-Ahwal Asy-syaithaniyyah, apa yang disebutkan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah didalam kitab beliau Al-Furqan ( ุจูŠู† ุฃูˆู„ูŠุงุก ุงู„ุฑุญู…ู† ูˆ ุฃูˆู„ูŠุงุก ุงู„ุดูŠุทุงู† )

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah menyebutkan didalam kitab ini diantara contoh Al-Ahwal syaitoniyyah

① Apa yang terjadi pada Musaiylamah Al-Kadzab ketika dia mengaku sebagai seorang Nabi dia mengabarkan beberapa perkara yang ghaib wahyu dengan dari syaitan

② Apa yang terjadi pada Al-Aswad Al-Amsiy yang mengaku sebagai Nabi mengabarkan tentang perkara yang ghaib dengan wahyu dari syaitan sehingga tentara kaum muslimin takut syaithan akan mengabarkan kepadanya tentang mereka, sampai tentara kaum muslimin takut apabila syaithan akan mengabarkan kepada Aswad Al-Amsiy tentang mereka

③ Kisah Al-Haris Al-Dimasykiy yang mengaku sebagai Nabi di zaman Abdul Malik bin Marwan setiap kali di tangkap dan di penjara datang syaitan dan melepaskan ikatan di kaki nya dan melindungi dia dari senjata.

Manusia saat itu melihat rombongannya berjalan diudara ketika dia ditangkap ada orang yang menikam nya dengan tombak namun tidak mempan

Maka berkata Abdul Malik :

“Engkau tidak menyebut nama Allah”

Kemudian ketika dia menyebut nama Allah dan menikamnya mempanlah tombaknya dan meninggal lah Al-Harits

Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.

ูˆุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ู‰ ู†ุจูŠู†ุง ู…ุญู…ุฏ ูˆ ุนู„ู‰ ุขู„ู‡ ูˆ ุตุญุจู‡ ุฃุฌู…ุนูŠู†
ูˆุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ูŠูƒู… ูˆุฑุญู…ุฉ ุงู„ู„ّู‡ ูˆุจุฑูƒุงุชู‡
image_pdfimage_print

Jumat, 05 September 2025

Halaqah-18 Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 16

 Home > Halaqah Silsilah Ilmiyah > Beriman Kepada Para Rasul Allah ๏ทป > Halaqah-18 Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 16

Halaqah-18 Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 16

๐Ÿ‘ค Ustadz Dr. Abdullah Roy, M.A ุญูุธู‡ ู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰
๐Ÿ“— Beriman Kepada Para Rasul Allah ๏ทป

ุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ูŠูƒู… ูˆุฑุญู…ุฉ ุงู„ู„ู‡ ูˆุจุฑูƒุงุชู‡
ุงู„ุญู…ุฏ ู„ู„ู‡ ูˆุงู„ุตู„ุงุฉ ูˆุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ู‰ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ูˆุนู„ู‰ ุขู„ู‡ ูˆุตุญุจู‡ ุฃุฌู…ุนูŠู†

Halaqah yang Ke -18 dari Silsilah Ilmiyyah Beriman Kepada para Rasul ‘alayhimussalam adalah tentang Cara Beriman Kepada Para Rasul ‘alayhimussalam Bagian yang Ke enam belas.

Diantara dalil dari As-Sunnah atas adanya Al-Karamah

① Kisah Abu bakar Asy Sidik radhiyallahu ‘anhu ketika memberi makan sebagian ahlu suffah yang datang kepada beliau, setiap kali mereka mengambil satu suapan maka makanannya bertambah banyak di riwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dan Imam Muslim

② Kisah dua orang shahabat Nabi ๏ทบ, yaitu ‘Usaid bin Hudhair dan Abbad bin Bisr semoga Allah meridhai keduanya, ketika keduanya keluar dari sisi Nabi ๏ทบ, di suatu malam yang gelap gulita dan di depan mereka ada cahaya, kemudian ketika mereka berpisah terbagilah cahaya tersebut menjadi dua. diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhรขri

③ Kisah Juraij seorang laki-laki yang shaleh dari kalangan bani israil yang dituduh berzina dengan seorang wanita ia mengaku hamil karena Juraij, kemudian ketika wanita tersebut melahirkan maka Juraij mengusap kepala bayi tersebut, sehingga bayi tersebut sehingga bayi tersebut bisa menyebutkan siapa bapaknya. di riwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dan Imam Muslim

Kemudian di sana ada beberapa keterangan yang berkaitan dengan Al-Karamah

① Al-Karamah yang paling agung bagi seorang hamba adalah istiqamahnya dia diatas jalan yang lurus
② Al-Karamah bagi para wali Allah adalah ayat (Mu’jizah) bagi para Nabi,

karena wali Allah tidak mendapatkannya kecuali karena keimanan dia kepada rasul tersebut
③ Al-Karamah akan tetap ada sampai akhir zaman
④ Al-Karamah tidak dijadikan ukuran seseorang lebih afdhal daripada orang yang tidak mendapatkan Al Karomah

Yang demikian karena Al-Karamah terjadi di antaranya untuk menguatkan keimanan orang tersebut, oleh karena itu Al-Karamah di zaman shahabat radhiyallahu ‘anhum lebih sedikit daripada Al-Karamah di zaman Tabi’in, karena iman dan keyakinan para sahabat lebih kuat dari pada keimanan dan juga keyakinan para Tabi’in

⑤ Jangan sampai seseorang terjerumus kedalam pengingkaran terhadap Al-Karamah

seperti orang-orang falasifah dan juga Mu’tazilah dan jangan sampai seseorang berlebih-lebihan didalam masalah Al-Karamah seperti orang-yang yang menjadikan Al-Karamah sebagai ukuran kewalian

Itulah yang bisa kita sampaikan pada Halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada Halaqah selanjutnya.

ูˆุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ู‰ ู†ุจูŠู†ุง ู…ุญู…ุฏ ูˆ ุนู„ู‰ ุขู„ู‡ ูˆ ุตุญุจู‡ ุฃุฌู…ุนูŠู†
ูˆุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ูŠูƒู… ูˆุฑุญู…ุฉ ุงู„ู„ّู‡ ูˆุจุฑูƒุงุชู‡
image_pdfimage_print

Halaqah-17 Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 15

 Home > Halaqah Silsilah Ilmiyah > Beriman Kepada Para Rasul Allah ๏ทป > Halaqah-17 Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 15

Halaqah-17 Cara Beriman kepada Para Rasul Bagian 15

Ustadz Dr. Abdullah Roy, M.A ุญูุธู‡ ู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰
Beriman Kepada Para Rasul Allah ๏ทป

ุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ูŠูƒู… ูˆุฑุญู…ุฉ ุงู„ู„ู‡ ูˆุจุฑูƒุงุชู‡
ุงู„ุญู…ุฏ ู„ู„ู‡ ูˆุงู„ุตู„ุงุฉ ูˆุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ู‰ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ูˆุนู„ู‰ ุขู„ู‡ ูˆุตุญุจู‡ ุฃุฌู…ุนูŠู†

Halaqah yang ke-17 dari Silsilah Ilmiyyah Beriman Kepada para Rasul ‘alaihimussalam adalah tentang Cara Beriman Kepada Para Rasul ‘alayhimussalam Bagian yang Kelima Belas.

Meyakini adanya Al-Karamah adalah termasuk pokok aqidah Ahlus Sunnah Wal Jamaah.

Berkata Syaikhul Islam rahimahullah didalam kitab beliau Al Aqidah Al Washithiyah

ูˆَู…ِู†ْ ุฃُุตُูˆู„ِ ุฃَู‡ْู„ِ ุงู„ุณُّู†َّุฉِ: ุงู„ุชَّุตْุฏِูŠู‚ُ ุจِูƒَุฑَุงู…َุงุชِ ุงู„ْุฃَูˆْู„ِูŠَุงุกِ, ูˆَู…َุง ูŠُุฌْุฑِูŠ ุงู„ู„ู‡ُ ุนَู„َู‰ ุฃَูŠْุฏِูŠู‡ِู…ْ ู…ِู†ْ ุฎَูˆَุงุฑِู‚ِ ุงู„ْุนَุงุฏَุงุชِ

”Termasuk pokok-pokok Ahlus Sunnah adalah membenarkan Karamah para wali dan perkara – perkara diluar kebiasaan yang Allah jalankan pada diri mereka”

Keyakinan dengan adanya Al-Karamah berdasarkan dalil-dalil dari Al-Quran, As-Sunnah dan juga Ijma’

Adapun dari Al-Quran

① Kisah Maryam dengan Nabi Zakaria ุนู„َูŠู‡ِ ุงู„ุณَّู„َุงู…ُ

Dimana Nabi Zakaria ุนู„َูŠู‡ِ ุงู„ุณَّู„َุงู…ُ adalah orang yang menanggung makanan bagi Maryam, yang telah mengkhususkan dirinya untuk beribadah kepada Allah, namun sesuatu yang luar biasa setiap kali Zakaria memasuki mihrab Maryam dia mendapatkan makanan

Allah ุณُุจْุญَุงู†َู‡ُ ูˆَ ุชَุนَุงู„َู‰ berfirman

ูƒُู„َّู…َุง ุฏَุฎَู„َ ุนَู„َูŠْู‡َุง ุฒَูƒَุฑِูŠَّุง ุงู„ْู…ِุญْุฑَุงุจَ ูˆَุฌَุฏَ ุนِู†ْุฏَู‡َุง ุฑِุฒْู‚ًุง ۖ ู‚َุงู„َ ูŠَุง ู…َุฑْูŠَู…ُ ุฃَู†َّู‰ٰ ู„َูƒِ ู‡َٰุฐَุง ۖ ู‚َุงู„َุชْ ู‡ُูˆَ ู…ِู†ْ ุนِู†ْุฏِ ุงู„ู„َّู‡ِ ۖ ุฅِู†َّ ุงู„ู„َّู‡َ ูŠَุฑْุฒُู‚ُ ู…َู†ْ ูŠَุดَุงุกُ ุจِุบَูŠْุฑِ ุญِุณَุงุจٍ

“Setiap kali Zakaria memasuki Mihrab Maryam beliau mendapatkan di sisi Maryam rezeki, Zakaria berkata “Wahai Maryam dari mana engkau mendapatkan makanan ini?” Maryam menjawab “ini adalah dari sisi Allah, sesungguhnya Allah memberikan rejeki kepada siapa yang di kehendaki tanpa perhitungan” (Ali ‘Imran : 37)

Ibnu Katsir menyebutkan di dalam tafsirnya, bahwa Nabi Zakaria ุนู„َูŠู‡ِ ุงู„ุณَّู„َุงู…ُ menemukan didalam mihrab Maryam buah-buahan musim dingin ketika musim panas dan buah-buahan musim panas ketika musim dingin

② Kisah Ashabul Kahfi yang Allah sebutkan di awal-awal surat Al-Kahfi ketika mereka tidur dalam waktu yang lama tanpa memakan makanan dan tidak rusak badan mereka.

Allah ุณُุจْุญَุงู†َู‡ُ ูˆَ ุชَุนَุงู„َู‰ berfirman

ูˆَู„َุจِุซُูˆุง ูِูŠ ูƒَู‡ْูِู‡ِู…ْ ุซَู„َุงุซَ ู…ِุงุฆَุฉٍ ุณِู†ِูŠู†َ ูˆَุงุฒْุฏَุงุฏُูˆุง ุชِุณْุนًุง

”Dan mereka tinggal di gua mereka selama 300 tahun dan tambah 9 tahun” (Al-Kahfi : 25)

Ada yang mengatakan 300 tahun bila dihitung dengan tahun syamsiah dan 309 tahun bila dihitung dengan tahun Qamariah

③ Istri Fir’aun yang bernama Asiyah Allah memperlihatkan rumah Asiyah di dalam surga ketika sedang di adzab oleh Fir’aun

Allah ุณُุจْุญَุงู†َู‡ُ ูˆَ ุชَุนَุงู„َู‰ berfirman

ูˆَุถَุฑَุจَ ุงู„ู„َّู‡ُ ู…َุซَู„ًุง ู„ِู„َّุฐِูŠู†َ ุขู…َู†ُูˆุง ุงู…ْุฑَุฃَุชَ ูِุฑْุนَูˆْู†َ ุฅِุฐْ ู‚َุงู„َุชْ ุฑَุจِّ ุงุจْู†ِ ู„ِูŠ ุนِู†ْุฏَูƒَ ุจَูŠْุชًุง ูِูŠ ุงู„ْุฌَู†َّุฉِ ูˆَู†َุฌِّู†ِูŠ ู…ِู†ْ ูِุฑْุนَูˆْู†َ ูˆَุนَู…َู„ِู‡ِ ูˆَู†َุฌِّู†ِูŠ ู…ِู†َ ุงู„ْู‚َูˆْู…ِ ุงู„ุธَّุงู„ِู…ِูŠู†َ

“Dan Allah telah membuat permisalan bagi orang-orang yang beriman dengan istri fir’aun ketika dia berkata “Wahai Rabbku bangunkanlah aku di sisiMu rumah di dalam surga dan selamatkanlah aku dari Firaun dan amalannya dan selamatkanlah aku dari kaum yang dzhalim” (At-Tahrim : 11)

Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada Halaqah selanjutnya.

ูˆุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ู‰ ู†ุจูŠู†ุง ู…ุญู…ุฏ ูˆ ุนู„ู‰ ุขู„ู‡ ูˆ ุตุญุจู‡ ุฃุฌู…ุนูŠู†
ูˆุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ูŠูƒู… ูˆุฑุญู…ุฉ ุงู„ู„ّู‡ ูˆุจุฑูƒุงุชู‡

image_pdfimage_print